Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2023

Masih Relevankah Beauty Shaming?

Gambar
  Sumber gambar Diedit pribadi menggunakan aplikasi Canva Halo teman-teman! Bagaimana kabarnya? Semoga sehat selalu yaa. Aku percaya, kalau teman-teman selalu dalam keadaan sehat. Hehehe. Oya teman-teman, di sini aku mau cerita nih ke teman-teman. Wahh, cerita apa tuh??? Yuk, kita obrolin sama-sama ya! Teman-teman, apakah kalian pernah melihat atau mendengar tentang istilah beauty shaming? Yupss ... Istilah itu marak mewarnai media sosial saat ini. Menurut pendapatku, beauty shaming itu adalah suatu bentuk perundungan terhadap kecantikan seseorang. Dalam hal ini, mengomentari kecantikan seseorang, penampilannya, dan wajahnya itu termasuk kategori beauty shaming. Bahkan, bercanda soal tubuh, pakaian, aksesoris, atau make up seseorang itu terkesan beauty shaming lho . So, jangan menormalisasi beauty shaming . Nggak banget deh pokoknya, kalau melakukan beauty shaming. Lebih baik, apresiasi kecantikan seseorang. Kalau semisal ada sesuatu yang membuat diri kalian kurang nyaman ter...

Ketika Santi Menggambar

Gambar
  Sumber Diedit menggunakan aplikasi Canva secara pribadi Ketika hidup mengatakan bahwa kita melangkah, apakah semuanya mudah? Tentu saja, melangkah bukan hal yang mudah. Terkadang, rasa menyerah menghampiri kita. Namun, kita perlu berusaha. Jika lelah, jangan lupa untuk beristirahat. * ** Namaku Santi. Saat ini, aku duduk di bangku kelas 3 SD. Aku sering menguap di kelas. Apalagi, kalau soal pelajaran matematika dan IPA. Nilai ku sering mendapat solmisasi doremi. Aku paling suka mumet kalau lihat angka-angka. "Santi, silakan kerjakan soal pecahan di papan tulis!" pinta Bu Sarmi, guru matematika. "Aih ..." keluhku sambil melangkah malas menuju depan kelas. Aku lalu menghitungnya asal-asalan. Aku merasa tidak niat sama sekali. "Santi, apakah kamu sudah memahami rumus penjumlahan dari pecahan  dengan baik?" tanya Bu Sarmi. Aku hanya menggelengkan kepala. "Hoooahhheemm ..." Aku menguap panjang di depan kelas. Seisi kelas menertawak...

The Secret Enemy

Gambar
Sumber: Diedit menggunakan aplikasi Canva secara pribadi Seluruh warga SMP Maju Jaya gempar! Kania, salah satu siswi yang berprestasi dan populer di sekolah dikabarkan menghilang. Orang tua Kania panik bukan main. Pihak sekolah sibuk mencari Kania sambil melibatkan aparat keamanan. Anak OSIS pun juga ikut terlibat dalam pencarian Kania. Dalam proses tersebut, desas-desus pun bermunculan. Kania diduga diculik oleh seseorang. Apalagi, Pak Burhan, ayah Kania adalah pemilik pabrik selimut yang menjadi donatur di sekolah tersebut. Bahkan, beberapa teman Kania menduga jika Raveena dan teman-temannya terlibat dalam kasus hilangnya Kania. Selama ini, Raveena dan kelompoknya sering bersitegang dengan Kania dalam berbagai hal. Hmm, benarkah demikian? Diam-diam, Seto, Fahri, Oliv, dan Chika menyelidiki kasus ini. Bagaimana ceritanya? Yuk, kita simak! *** “Aku heran … Kenapa ya, kok Kania bisa diculik?” tanya Farah, tangan kanan Raveena. “Yaa … Namanya aja anak populer. Cantik, pinter, kesay...

Malaikat Kecil di Kelasku

  Tak banyak bermain dalam ribuan kata. Tak banyak juga dalam alunan gemuruh dialog, antara aku dan kamu, sehingga menjadi kita. Hanya kasih yang terurai dalam perbuatan kecil. Meskipun tidak diagungkan dan ditinggikan, tetapi kebaikan itu mampu menyentuh setiap hati. Bagaimana tidak, seorang yang biasa-biasa saja, dengan perbuatan sederhana dan hati bersahaja, menjadi penyejuk di tengah kemarau hati. Ia bagaikan mata air, yang dirindukan oleh manusia saat memeluk dahaga. Ia tak seperti seorang lainnya, yang bergulat dalam ketinggian, keagungan, kekayaan, dan keindahan. Ia hanya menyimpulkan kasih nan sederhana, tanpa banyak kata-kata yang menakjubkan, tetapi memiliki kedalaman makna. Namanya tak banyak diketahui banyak orang, karena saking biasanya. Tapi, dari hal yang biasa, ia memiliki hati yang luar biasa … Namaku Anggrek. Orang tuaku menamaiku demikian, karena mereka sangat menyukai bunga anggrek. Kata mereka, bunga anggrek itu beragam jenisnya. Ada anggrek bulan, anggrek ma...

Roti Bakar Buatan Nala

Gambar
  Sumber gambar Diedit menggunakan aplikasi Canva secara pribadi Pada suatu sore, Nala diajak oleh ibunya pergi ke pasar untuk membeli sayur. Di pasar, suasana begitu ramai. Tampak hiruk pikuk antara penjual dan pembeli melakukan transaksi jual dan beli. Ketika ibu sedang membeli sayur wortel pandangan Nala tertuju pada seorang penjual roti bakar. Tangan penjual roti bakar itu lincah ketika membalikkan roti bakar yang telah diolesi mentega dan selai. Tak terasa, air liur menetes di mulut Nala. Ia tampak kepengin mencicipi roti bakar itu. Matanya membulat dan penuh kekaguman. Ia membayangkan kelezatan dan kenikmatan aroma dan rasa roti bakar tersebut. Sementara itu, ibu Nala baru saja yang baru saja selesai melakukan pembayaran keheranan melihat sikap putrinya. “Kamu kenapa Dek?” tanya sang ibu. Nala masih melamun dan memandang proses pembuatan roti bakar itu lekat-lekat. Ia tidak menggubris pertanyaan ibunya. Pandangannya fokus ke arah roti bakar yang dilempar dan dibakar di at...

Catatan Hati tentang Matematika

Gambar
  Sumber gambar:  Diedit pribadi menggunakan aplikasi Canva Halo Ibu Nashwa. Ini dengan saya sendiri, Kea. Bagaimana dengan kabar Ibu? Doa saya, Ibu Nashwa selalu dalam keadaan sehat ya. Tuhan selalu menjaga Ibu Nashwa. Amiinnn … Di sini, Kea juga dalam keadaan sehat, Bu dan tentunya masih berproses. Ibu, Kea masih teringat, kalau masa-masa SMA itu masa yang indah, sekaligus pahit ya Bu. Hehehe. Kea teringat Bu. Kalau dulu, Kea sering diremehkan di sekolah. Kea dibilang ‘nggak cantik’, ‘nggak pintar Matematika’, ‘nggak jago bahasa Inggris’, ‘badannya gempal kayak balon’, dan masih banyak kata-kata yang menggores di hati. Kea merasa sedih Bu, ketika teringat masa lalu yang pahit. Kea hanya punya beberapa kawan dan dua sahabat yang benar-benar memahami perasaan Kea. Mereka selalu ada buat Kea. Mau mendengarkan Kea dan menerima apa adanya. Kea rasanya mau nangis Bu kalau ingat sama kebaikan dan kesetiakawanan mereka. Bu, Kea masih ingat Bu, kalau pelajaran matematika di kelas...

Tips Memanfaatkan Waktu dengan Bijak!

Gambar
  Sumber gambar: Diedit pribadi menggunakan aplikasi Canva Halo teman-teman! Apakah teman-teman selama ini merasa sibuk? Kalau iya, ingat, jangan lupa istirahat ya! Hehehe. Teman-teman, pasti punya banyak aktivitas, alhasil sibuk. Pasti capek dan ingin tidur. Nah, kita atur waktu yuk supaya teman-teman ada waktu buat istirahat. Hehehe. Apa aja nih tipsnya? Yuk, kita simak cara memanfaatkan waktu dengan bijak! 1.       Buat skala prioritas dengan kotak kegiatan Di sini, teman-teman membuat kotak kegiatan ya. Teman-teman bebas membuatnya. Buatlah kotak pertama, kotak kedua, kotak ketiga, dan seterusnya. Isilah dengan kegiatan paling penting dan mendesak di kotak pertama, kegiatan penting dan tidak mendesak di kotak kedua, kegiatan tidak penting dan bisa ditunda di kotak ketiga, kegiatan tidak penting dan bisa ditinggal di kotak keempat, dan seterusnya. Semakin pertama urutan kotak, semakin penting kegiatan yang dilakukan. Dengan cara yang sederhana, tem...

Masih Zaman Mem-bully? (1)

Gambar
  Sumber gambar: Diedit pribadi menggunakan aplikasi Canva Pagi yang bermandikan dingin menemani perjalanan Ciko menuju sekolah. Si kutu buku ini melangkahkan kakinya dengan riang. Ia tak sabar ingin segera sampai di sekolah, karena bisa mengulang materi yang telah dipelajarinya semalam. Hanya dalam waktu 10 menit, Ciko telah sampai di sekolah.  Ia berjalan menuju kelasnya. Di depan kelas, ternyata Bian dan Arza, yang suka berbuat usil telah berdiri dengan berkacak pinggang. Rupanya, mereka menantikan kehadiran Ciko. Saat itu, di kelas, hanya ada beberapa anak perempuan yang ketakutan melihat Bian dan Arza.  "Eh Ciko ... Ternyata kamu berangkat awal ya ..." ujar Bian dengan sinis.  "Bagus sih Ciko ..." puji Arza licik.  Ciko merasa takut. Ia gemetar ketika kedua temannya itu maju ke arahnya. Ciko segera berlari. Tapi sayangnya, ia kalah cepat dengan Bian yang telah menghadangnya di depan. Ciko membalikkan badan. Ternyata, Arza ternyata di belakangnya. Ciko...