Ngerasa Gabut? Yuk, Baca Buku yang Ringan!
Halo teman-teman! Kembali lagi dengan aku Maria,
dengan tulisan yang bertema seputar per-buku-an. Ngomong-ngomong soal buku nih,
emang seru dan nggak ada habisnya. Hehehe. Aku sendiri merasa ketagihan lho kalau
bahas soal buku. Tapi ya baru-baru ini! Kalau dulu mah, mager! Hahaha. Di
tulisan pertama, aku memasukkan membaca buku favorit sebagai cara untuk mencari
dan menemukan ide menulis. Kali ini, aku coba-coba deh cerita soal tips
sederhana memilih buku yang ringan. Beberapa tips ini sering ku lakukan. Jadi,
langsung cekidot aja!
1.
Baca Buku Cergam
Anak
Lho, lho, kok malah cerita bergambar (cergam anak)? Eh, jangan
diremehkan! Cergam justru asyik lho. Dengan dikemas ilustrasi yang
berwarna dan bahasa yang sederhana, waktu kita yang gabut justru diisi dengan
hiburan yang menarik. Ceritanya tentu saja disesuaikan dengan jiwa anak ya, so
kita sebagai orang dewasa menyesuaikan aja. Fleksibel. Eh-eh, jangan
tertawa dulu ya guys! Jangan merasa malu, kalau baca cergam anak-anak. Meskipun
kebanyakan ceritanya diangkat dari kehidupan sehari-hari, tetapi di dalamnya
mengandung nilai moral. Nah, nilai-nilai moral inilah yang penting bagi
pertumbuhan dan perkembangan diri anak. Untuk Bapak Ibu, ajak putra-putrinya
yuk untuk mengenal dan membaca cergam. Secara nggak langsung, otak mereka akan
mencerna informasi atau pesan yang diperoleh dari cergam tersebut. Asyikkan?
Oya, aku berikan rekomendasi cergam
yang asyik untuk dibaca ya, ketika teman-teman pas lagi gabut-gabutnya. Beberapa
cergam yang asyik dibaca, di antaranya: Bobo, Oki Nirmala, Bona, Paman Kikuk, Husin,
dan Asta, dan beberapa cergam lainnya. Secara singkatnya, semua cergam yang ku
sebutkan tadi ada di Majalah Bobo! Coba aja deh, beli majalahnya dan serbu
semua cergamnya! Asyik …
2.
Baca Buku Cerpen
Anak
Kumpulan cerpen anak emang
nggak diragukan lagi sih! Aku pernah coba baca guys, kumpulan cerpen yang
berjudul Bukit Ketiga Belas yang berisi tentang cerpen-cerpen anak yang
pernah dimuat di Majalah Bobo. Isinya keren-keren dan benar-benar related dengan
kehidupan sehari-hari. Peristiwa yang terjadi di dalam cerpen itu memberi
pelajaran yang berharga.
Misalnya, cerpen yang berjudul
Upacara Pagi Itu. Di dalamnya, dikisahkan bahwa sekelompok anak SD yang
melaksanakan tanggung jawab sebagai petugas upacara malah ditertawakan oleh seluruh
peserta upacara karena kesalahan yang mereka lakukan. Misalnya, kaki pengibar
dan pembawa bendera tidak berjalan secara bersamaan. Akibatnya, mereka merasa malu.
Meskipun demikian, perjuangan mereka diapresiasi oleh wakil kepala sekolah yang
konon disegani di sekolah. Beliau juga menyesalkan peserta upacara yang
menertawakan karena menganggap dirinya lebih baik. Nah, dari situ, aku
memperoleh pesan yang penting bahwa setiap orang pasti pernah melakukan
kesalahan dan usaha pasti tidak bisa sempurna. Oleh sebab itu, kita perlu
belajar dari kesalahan dan mau memperbaikinya.
Kalau dilihat sih, bahasa yang
digunakan memang sederhana dan tidak berat, tetapi maknanya itu lho dalam
banget. Pas kita gabut, pikiran nggak mood, eh baca cerpen yang ringan,
dijamin beban di pikiran jadi terurai. Hehehe.
3.
Baca Novel Remaja
Kalau baca novel-novel remaja,
kadang-kadang bisa bikin senyum-senyum sendiri. Ehe. Cerita yang lucu,
mengharukan, menjengkelkan, dan semuanya yang dikisahkan dalam novel membuat
kita mudah larut di dalamnya lho. Cocok nih novel-novel remaja dibaca
ketika kita lagi gabut. Sama seperti cerpen, novel remaja itu sesuai dengan
kisah-kisah teman-teman ketika remaja. Oya, usahakan pilih jalan cerita yang
ringan ya, supaya kita bisa menikmati alur ceritanya. Beberapa novel remaja
yang ku rekomendasikan: Rapijali karya Dee Lestari dan Thank You Salma karya
Erisca Febriani. Nikmati aja kisahnya, jangan terburu-buru ketika membaca.
Hehehe.
Demikian teman-teman tips bacaan ringan yang cocok
dibaca pas lagi sayang-sayangnya, eh lagi gabut-gabutnya. Boleh dicoba ya teman-teman
tips di atas. Jangan lupa, share tips dan rekomendasi bacaan teman-teman
di kolom komentar yaaa … Terima kasih! See you!^^

Komentar
Posting Komentar